Dikutip dari laman resmi SMA Negeri 2 Sampit atau yang biasa kita sebut “Smanda” adalah sekolah terakreditasi A yang termasuk ke dalam top 3 sekolah favorit di Sampit, Kalimantan Tengah. Tahukah kalian bahwa SMA Negeri 2 Sampit ini dulunya masih meminjam gedung SMP Negeri 2 Sampit. Selang beberapa bulan kemudian atau yang lebih tepatnya pada bulan Oktober tahun 1983 barulah SMA Negeri 2 Sampit menempati gedung sekolah yang ada sampai sekarang ini.
Sekolah ini resmi didirikan pada 9 November 1983 yang bertempat di Jalan Gunung Kerinci No. 3 di Baamang Tengah, Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah. Jika ditanya soal prestasi, kamu tidak perlu khawatir. Karena di SMA Negeri 2 Sampit mempunyai siswa-siswi dan guru yang berprestasi, baik itu
di bidang akademik maupun bidang nonakademik di tingkat kabupaten, provinsi, nasional, bahkan internasional.
Itu semua berkat didikan yang berkualitas dan bakat yang diasah mereka melalui ekstrakurikuler yang disediakan oleh pihak sekolah dan dilengkapi dengan fasilitas yang lengkap membuat siswa merasa nyaman karena bakat dan minatnya yang selalu didukung.
Apa Itu MPLS?

MPLS adalah singkatan dari Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah yang bertujuan untuk mengenalkan lingkungan sekolah kepada murid. Tujuannya murid baru bisa beradaptasi di sekolah baru dan penanaman karakter siswa melalui pembiasaan positif, yakni 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, seperti bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, dan tidur cepat serta menghindari unsur kekerasan, bullying, dan hal negatif lainnya saat MPLS dilaksanakan.
Pada Tahun Ajaran 2025/2026 Disdik Kalteng memberikan perintah agar setiap sekolah yang mengadakan MPLS harus menjalankan prinsip MPLS Ramah, yaitu ramah, edukatif, inklusif, partisipatif dan fleksibilitas.
MPLS di SMA Negeri 2 Sampit
SMA Negeri 2 Sampit melaksanakan MPLS (Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah). Kali ini MPLS Ramah di SMA Negeri 2 Sampit tahun ajaran 2025/2026 ini mengangkat tema “Membangun Generasi Unggul, Berprestasi, Sehat Tanpa Perundungan Demi Terwujudnya Anak Indonesia Hebat” yang berlangsung selama 5 hari, mulai dari hari Senin, 7 Juli 2025 hingga hari Jumat, 11 Juli 2025.

Kegiatan MPLS Ramah tersebut diselenggarakan mulai dari pukul 06.15 pagi hingga pukul 11.30. Peserta MPLS Ramah ini berjumlah lebih dari 400 siswa yang terbagi atas 12 gugus.
Acara ini diisi dengan berbagai kegiatan, seperti pembukaan, pemberian materi, ice breaking (melatih kefokusan peserta MPLS Ramah, menebak nama guru, menjawab teka-teki dan lain sebagainya) di sela-sela pergantian materi, senam Anak Indonesia Hebat di halaman sekolah, pengenalan ekstrakurikuler yang ada di SMA Negeri 2 Sampit, sarapan sehat bersama, school tour sambil memecahkan teka-teki yang diberikan oleh panitia, unjuk bakat per kelompok; tari tradisional, paduan suara, dance, drama musikal, drama, senam kreasi dan lainnya, serta diakhiri dengan acara penutupan.
Baca juga: Sekolah Kok Bayar? Gratis Dong!
Penutupan Acara MPLS Ramah
Penutupan MPLS Ramah SMA Negeri 2 Sampit dipimpin oleh Bapak Kepala SMA Negeri 2 Sampit di halaman sekolah pada pukul 07.00 pagi. Setelah kegiatan MPLS Ramah resmi ditutup, para siswa pun bergegas untuk mempersiapkan dirinya untuk penampilan unjuk bakat yang sudah mereka latih selama berhari-hari.
Para siswa sangat menikmati pertunjukannya, melihat teman-temannya tampil adalah sebuah kebahagiaan mereka tersendiri.

Di sore hari, acara MPLS Ramah dibuat meriah oleh Band Begundal Mentaya. Tidak hanya sekadar menonton konser, kita juga bisa sambil menyantap makanan dan minuman yang dijual para murid SMA Negeri 2 Sampit di Stand Bazar yang terbuka untuk umum dari jam 14.00 WIB hingga acara selesai.
Semua orang yang berkunjung terlihat sangat menikmati suasananya. Cuaca yang mendukung, tidak terlalu panas dan angin yang selalu bertiup yang membuat pengunjung menikmatinya. Sore itu menjadi saksi bahwa hasil kerja keras panitia MPLS tidaklah sia-sia.
Saya melihat berbagai macam perasaan di setiap orang. Ada yang merasa bahagia saat bercanda tawa bersama teman akrabnya, ada yang tidak kuasa menahan godaan mata dan tidak sabar untuk memborong banyaknya makanan dan minuman yang dijual.
Ada yang merenungi perpisahannya dengan teman gugusnya yang sudah terlanjur akrab karena harus mendapat rolling kelas, ada yang berteriak lepas saat lagu kesukaannya dinyanyikan, ada juga yang berbunga-bunga setelah melihat pujaan hatinya.
Melalui berakhirnya kegiatan MPLS Ramah ini, semua orang pasti akan berharap bahwa ke depannya ia pasti akan tumbuh menjadi diri yang lebih baik lagi dari sebelumnya. Guru juga berharap agar para siswanya setelah kegiatan MPLS Ramah ini dapat menemukan jati diri atau bakat mereka, bahkan prestasi yang dapat mereka salurkan di SMA Negeri 2 Sampit ini.
