Bagi masyarakat biasa seperti kita ini, seharusnya memiliki hiburan yang bisa melepaskan segala penat dalam kehidupan sehari-hari atau sejenak melupakan turunnya rupiah atas dollar. Sepak bola dan musik adalah salah dua opsi hiburan yang mudah kita akses. Rasanya dua hal itu sangat melekat dan sulit untuk dipasahkan, karena banyak chant yang dinyanyikan oleh para suporter klub sepakbola berasal dari lagu yang diperkenalkan band yang memang mendukung tim kebanggaannya.
Sebut saja Ngadeckjejeck band asal Pati Jawa Tengah yang didirikan Desember 2021. Berawal dari Adit (sec vocal) dan Wisnu (vocal) sebagai kelompok suporter Persipa Pati mereka membentuk band bergenre ska, reggae, dan rock steady, mereka mencoba membawa nuansa semangat perayaan sepak bola Indonesia. Dalam lagunya, euforia sepak bola digambarkan dengan kesetiaan para suporter mendukung tim diberbagai kondisi yang diselimuti oleh kebahagiaan. Lalu bagaimana band ini menjelaskan bahagianya mendukung tim kesayangan?
Merayakan Sepak Bola

Lagu yang dirilis tahun 2023 membuktikan bahwa lewat mendukung klub sepak bola adalaha cara menikmati hidup dan menjadi ajang bersilatuhrami. Saling bercengkerama antar suporter dapat menggakrabkan masyarakat tanpa memandang status sosial dengan bernyanyi dan duduk dalam satu lingkaran.
Kami Datang Lagi

Di tahun 2023, menurut pandangan penulis, hal ini menjadi bukti nyata kesetiaan dan kecintaan suporter yang tetap siap menyambut musim baru dengan semangat baru. Mereka memilih fokus menatap ke depan tanpa terus terjebak pada hasil musim sebelumnya. Pesan itulah yang ingin disampaikan Ngadeckjejeck, bahwa dukungan dan rasa cinta kepada klub harus terus dijaga agar tim kebanggaan mereka tidak merasa berjuang sendirian dalam menghadapi kompetisi. Dengan penuh lantang mereka meneriakkan, “kami datang lagi!”.
Balada Akhir Pekan

Beranjak ke lagu yang rilis tahun 2024 berjudul Balada Akhir Pekan, terasa banget kalau lagu ini jadi wadah buat meluapkan rasa penat setelah sibuk dengan rutinitas kerja sehari-hari. Lewat lagu ini, mereka seperti ingin bilang kalau akhir pekan dan pertandingan sepak bola jadi momen pelarian paling sederhana untuk mengusir bosan. Sekali lagi, mereka menegaskan bahwa lelahnya aktivitas harian bisa sejenak hilang hanya dengan datang langsung menonton sepak bola, tanpa peduli latar belakang atau status sosial siapa pun.
Hari Besar Kita Semua

Lagu Hari Besar Kita Semua yang dirilis tahun 2025 dari Ngadeckjejeck terasa seperti perayaan emosional bagi para suporter yang menjadikan sepak bola bukan sekadar pertandingan, tetapi juga ruang pelarian, kebersamaan, dan identitas. Dari judulnya saja, lagu ini menggambarkan momen spesial yang dinanti banyak orang pada hari ketika stadion kembali ramai, chant dinyanyikan bersama, dan seluruh keresahan sehari-hari seakan hilang untuk sementara.
Dengan warna musik khas Ngadeckjejeck yang dekat dengan kultur tribun dan semangat kolektif supporter, lagu ini membawa nuansa penuh antusiasme sekaligus hangat. Hari Besar Kita Semua bisa dimaknai sebagai simbol bahwa sepak bola adalah milik bersama; tempat berbagai latar belakang bertemu untuk merayakan cinta yang sama terhadap klub kebanggaan.
Menerjang Kilometer

Selain menyaksikan klub kesayangan menjadi tuan rumah, menempuh jarak berpuluh bahkan beratus kilometer untuk menonton laga tandang menjadi bagian asyik dalam merayakan euforia sepak bola. Lagu Menerjang Kilometer yang dirilis tahun 2023 jadi bukti cara alternatif untuk menikmati hidup. Pembawaan ceria dari lantunan musik khas genre ska berhasil membuat kepala megangguk dan melalui liriknya membuat siapa saja setuju atas kecintaan serta kesetiaan dengan mengharapkan klub kebanggaan meraih 3poin untuk bisa menjadi nomer satu di kasta liga.
BACA JUGA: Rekomendasi Lagu The Jeblogs: Spektrum Generasi Muda untuk Hadapi Absurd Dunia
