Novel Laut Bercerita karya Leila S. Chudori dipastikan akan diadaptasi menjadi film layar lebar dan dijadwalkan tayang pada tahun 2026. Hal tersebut disampaikan melalui pengumuman produksi film pertama Pal 8 Pictures di JAFF Market Yogyakarta, Plaza Stage berlokasi di Jogja Expo Center pada Senin (01/12) pukul 11.00 WIB. Pengumuman ini juga menampilkan jajaran pemeran serta reaksi emosional para aktor yang terlibat. Kabar ini langsung disambut hangat oleh publik, terutama para pembaca lama yang sudah menantikan perluasan cerita ke medium film penuh.
Tentang Laut Bercerita
Dirilis pada 2017, Laut Bercerita diterbitkan oleh Kepustakaan Populer Gramedia (KPG). Novel ini mengisahkan pengalaman aktivis mahasiswa pada 1990-an, terutama mengenai penculikan dan penghilangan paksa, serta luka yang ditanggung keluarga korban. Novel ini mendapatkan respons luas karena keberaniannya membuka kembali diskusi tentang sejarah gelap Indonesia sekaligus kedalaman karakter manusianya. Sejak rilis, Laut Bercerita menjadi bacaan wajib di komunitas literasi, memenangkan berbagai penghargaan, dan bahkan sebelumnya sudah diadaptasi menjadi film pendek yang cukup fenomenal.
Relevansinya tetap kuat hingga kini, sehingga adaptasi film layar lebar dinilai penting untuk membawa percakapan mengenai sejarah dan Hak Asasi Manusia (HAM) kepada audiens yang lebih luas.
Leila S. Chudori sendiri menekankan bahwa novel ini pada dasarnya adalah kisah keluarga yang terhimpit oleh sejarah besar.
“Saya menyebutnya selalu family drama karena kebanyakan it’s about family, tapi family-nya mempunyai beban sejarah.” ujar Leila.
Pernyataan ini kembali menegaskan bahwa adaptasi filmnya bukan hanya tentang tragedi politik, tetapi mengenai manusia—dan keluarga yang menanggung konsekuensinya.
Daftar Cast Film Layar Lebar Laut Bercerita




Sebelumnya Laut Bercerita pernah diadaptasi melalui film pendek yang disutradarai oleh Pritagita Arianegara pada 2017. Kemudian Laut Bercerita dikembangkan lebih detail dan lebih panjang dengan sutradara Yosep Anggi Noen, yang dikenal piawai menangani film-film bertema sosial dan sejarah. Reza Rahadian dipastikan kembali mengulang peran sebagai Biru Laut Wibisana.
Untuk versi film panjang, beberapa karakter mengalami pembaruan casting, serta diperluasnya daftar tokoh sesuai versi novel. Adapun daftar pemeran di Laut Bercerita diikuti beberapa perubahan cast dari film pendek ke film panjangnya sebagai berikut:
- Reza Rahadian sebagai Biru Laut Wibisana
- Yunita Siregar sebagai Asmara Jati (sebelumnya diperankan Ayushita Nugraha)
- Eva Celia sebagai Ratih Anjani (sebelumnya diperankan Dian Sastrowardoyo)
- Dian Sastrowardoyo sebagai Kasih Kinanti
- Arswendi Bening Swara sebagai Ayah Biru Laut (sebelumnya diperankan Tio Pakusadewo)
- Christine Hakim sebagai Ibu Biru Laut (sebelumnya diperankan Alit Aryani Willems)
Daftar tersebut baru menyebutkan beberapa pemeran utama dan akan ada pemberitahuan lebih lanjut mengenai daftar cast selanjutnya, terutama untuk geng Winatra.
Reaksi Penulis, Sutradara, dan Cast Film Panjang Laut Bercerita
Proses transisi dari film pendek menuju film panjang memberi tantangan sekaligus keuntungan bagi para aktor. Reza Rahadian, yang kembali memerankan Biru Laut, mengakui bahwa pengalaman film pendek menjadi pondasi penting.
“Saya rasa saya diuntungkan dengan proses film pendeknya dulu. Masuk ke dalam dunianya Biru Laut sedikit lebih awal bersama Dian, dan itu sangat membantu untuk kemudian bagaimana karakter ini develop di film panjang.” ujarnya ketika dalam acara tahunan JAFF Market Yogyakarta, Plaza Stage, pada Senin (01/12).
Dian Sastrowardoyo mengaku merasa terhormat akhirnya dapat memerankan karakter impiannya sebagai Kinan di film panjang Laut Bercerita.
“… peran impianku itu Kinan. Waktu saya baca novelnya, Kinan itu kayak peran idaman saya gitu. Saya bener-bener ngefans parah sama Kinan dan akan sangat bersyukur banget kalau dikasih kepercayaan untuk memerankan Kinan. Jadi beruntung banget dan terima kasih sekali akhirnya dapet kesempatan itu.” ucapnya.
Untuk versi layar lebar, beberapa karakter diperluas, dan sejumlah aktor baru—seperti Eva Celia—bergabung untuk membawa dimensi tambahan terhadap cerita keluarga dan perlawanan.
“Jadi ya pertama kali baca, aku langsung jatuh cinta dengan Anjani dan bahkan ngomong dalam hati kalau misal sampai ada film selanjutnya aku pengen banget jadi Anjani. I feel very very lucky …” ujar Eva.
Sutradara Yosep Anggi Noen menegaskan bahwa adaptasi ini dikerjakan dengan komitmen emosional dan tanggung jawab sejarah yang besar.
“Temen-temen, kami semua membuat film ini dengan hati. Kami semua membuat film ini karena kami mencintai Indonesia, kami semua membuat film ini karena kami tahu bahwa film ini penting dibuat bukan semata-mata sebagai produk film tapi juga sebagai ingatan kita bersama.” ungkapnya.
Berbagai reaksi tersebut menuai respons positif dari publik, yang menilai bahwa keseriusan mereka mencerminkan kuatnya tanggung jawab yang dibawa film ini.
Penggemar novel telah lama menantikan adaptasi penuh Laut Bercerita, dan pengumuman resmi ini langsung menjadi trending topic di beberapa platform media sosial. Film ini diprediksi akan memicu kembali pembicaraan mengenai pelanggaran HAM masa lalu serta mempengaruhi tren film-film bertema sejarah di Indonesia.
Adaptasi layar lebar Laut Bercerita bukan hanya proyek film, tetapi juga sebuah upaya melestarikan ingatan, memperluas diskusi, dan menghormati mereka yang pernah berjuang. Dengan sutradara berdedikasi, aktor-aktor yang penuh komitmen, serta penulis yang masih mengawal perjalanan ceritanya, film ini menjadi salah satu karya yang paling dinantikan di tahun 2026.
Referensi
https://www.instagram.com/reel/DRzbU_sEnx0/?utm_source=ig_web_copy_link&igsh=MzRlODBiNWFlZA==
